Support us

Support the LocalFund independent journalism with $15 per month

Support us

Cegah Krisis Mental dan Bunuh Diri, Pusat Layanan Kesehatan Jiwa Dibuka di Makassar

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Upaya memperkuat dukungan terhadap masyarakat yang menghadapi persoalan kesehatan mental dan krisis psikologis mulai digencarkan di Kota Makassar.

Indonesia Sehat Jiwa (ISJ) dari Yayasan Mahargijono Schützenberger Indonesia menggandeng Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sulawesi Selatan menghadirkan pusat layanan kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri di Makassar.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan pembukaan layanan konseling gratis Pojok Curhat di Klinik Teratai Satbrimob Polda Sulsel.

Program tersebut juga dirangkaikan dengan psikoedukasi anti-perundungan atau bullying, pelantikan *Peer Buddy* sebagai Duta Anti-Bullying di kalangan pelajar SD, SMP dan SMA, serta kampanye edukasi publik mengenai kesehatan mental.

Tak hanya menyasar masyarakat umum, kolaborasi ini juga mendorong pembentukan Peer Brimob, yakni dukungan sebaya di lingkungan Satbrimob Polda Sulsel yang diarahkan untuk memberikan pendampingan dan konseling dasar kepada masyarakat.

Layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, termasuk anak-anak dan orang dewasa yang berada di wilayah terdampak bencana, melalui kegiatan Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial (DKJPS) atau *trauma healing*.

Beban Persoalan Kesehatan Mental

Urgensi penguatan layanan kesehatan mental di Makassar tidak terlepas dari kompleksitas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Data yang pernah tercatat di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan sebanyak 13.292 pasien menjalani perawatan terkait gangguan jiwa pada 2018. Angka tersebut merupakan data pelayanan pada periode tersebut dan bukan angka terbaru jumlah pasien gangguan jiwa di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar mencatat 1.222 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2025.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat 520 kasus. Namun, peningkatan itu tidak serta-merta berarti seluruh kekerasan meningkat sebesar angka tersebut karena pada 2025 sumber data berasal dari tiga unit layanan, yakni UPTD PPA, Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), dan Shelter Warga.

Dari 1.222 kasus tersebut, sebanyak 762 merupakan korban anak atau sekitar 62 persen, sedangkan korban dewasa mencapai 460 kasus atau 38 persen. Kasus yang ditangani antara lain kekerasan terhadap anak, kekerasan terhadap perempuan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga anak berhadapan dengan hukum.

Persoalan kesehatan mental juga berkaitan dengan tantangan pencegahan bunuh diri. Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN, Yurika Fauzia Wardhani, sebelumnya mengungkap terdapat 2.112 kasus bunuh diri di Indonesia sepanjang 2012–2023.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 985 kasus atau sekitar 46,63 persen melibatkan kelompok remaja.

ISJ Dorong Ruang Aman Tanpa Stigma

Ketua Indonesia Sehat Jiwa, Sofia Ambarini, mengatakan persoalan kesehatan mental tidak dapat ditangani hanya oleh tenaga kesehatan profesional.

Menurutnya, diperlukan keterlibatan berbagai unsur masyarakat agar orang yang sedang menghadapi tekanan psikologis memiliki ruang yang aman untuk bercerita dan mendapatkan pendampingan awal.

“Permasalahan kesehatan mental dan tingginya risiko bunuh diri tidak dapat kita selesaikan secara terisolasi. Mengandalkan tenaga medis profesional saja tidak cukup untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Sofia Ambarini.

Ia mengatakan kehadiran ISJ bersama Satbrimob Polda Sulsel merupakan bentuk kolaborasi untuk memperluas akses dukungan kesehatan mental sekaligus mengurangi stigma di masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap individu yang sedang mengalami krisis emosional memiliki ruang aman untuk didengar dan didampingi,” katanya.

Pojok Curhat Jadi Ruang Pertolongan Awal

Layanan Pojok Curhat dirancang sebagai ruang pertolongan pertama psikologis atau Psychological First Aid yang mudah diakses masyarakat.

Layanan ini menyasar berbagai kelompok, mulai dari remaja, mahasiswa hingga orang dewasa yang menghadapi persoalan seperti tekanan akademik, konflik keluarga, perundungan, kecemasan maupun kondisi krisis emosional.

Layanan Pojok Curhat juga dikembangkan melalui pendekatan tatap muka dan layanan digital sehingga masyarakat memiliki pilihan untuk memperoleh dukungan sesuai kebutuhannya.

Kehadiran layanan tersebut diharapkan menjadi langkah awal sebelum seseorang mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga profesional apabila kondisi yang dihadapi membutuhkan intervensi khusus.

Program Berkelanjutan

ISJ bersama Satbrimob Polda Sulsel juga menyiapkan sejumlah program lanjutan di Makassar.

Di antaranya program **Peer Buddy dan Anak Hebat** yang berfokus pada edukasi anti-bullying, penggunaan gawai secara bijak serta edukasi dasar mengenai kesehatan dan perlindungan anak.

Selain itu, terdapat program pelatihan *Peer Support* untuk membentuk Duta Curhat Teman Sebaya di lingkungan sekolah dan komunitas.

Program lainnya adalah penguatan layanan pendampingan bagi masyarakat yang menghadapi situasi krisis.

Melalui rangkaian program tersebut, ISJ mengajak pemerintah daerah, sekolah, perguruan tinggi, komunitas, organisasi kepemudaan, media dan masyarakat untuk bersama-sama membangun lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan jiwa.

Pesan yang ingin dibangun sederhana: persoalan kesehatan mental tidak seharusnya dihadapi seorang diri.

Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai layanan Pojok Curhat, agenda kampanye maupun peluang kolaborasi dapat mengakses kanal resmi Indonesia Sehat Jiwa melalui **indonesiasehatjiwa.com** dan Instagram **@indonesiasehatjiwa**. (*)

 

Cegah Krisis Mental dan Bunuh Diri, Pusat Layanan Kesehatan Jiwa Dibuka di Makassar

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Upaya memperkuat dukungan terhadap masyarakat yang menghadapi persoalan kesehatan mental dan krisis psikologis mulai digencarkan di Kota Makassar.

Indonesia Sehat Jiwa (ISJ) dari Yayasan Mahargijono Schützenberger Indonesia menggandeng Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sulawesi Selatan menghadirkan pusat layanan kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri di Makassar.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan pembukaan layanan konseling gratis Pojok Curhat di Klinik Teratai Satbrimob Polda Sulsel.

Program tersebut juga dirangkaikan dengan psikoedukasi anti-perundungan atau bullying, pelantikan *Peer Buddy* sebagai Duta Anti-Bullying di kalangan pelajar SD, SMP dan SMA, serta kampanye edukasi publik mengenai kesehatan mental.

Tak hanya menyasar masyarakat umum, kolaborasi ini juga mendorong pembentukan Peer Brimob, yakni dukungan sebaya di lingkungan Satbrimob Polda Sulsel yang diarahkan untuk memberikan pendampingan dan konseling dasar kepada masyarakat.

Layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, termasuk anak-anak dan orang dewasa yang berada di wilayah terdampak bencana, melalui kegiatan Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial (DKJPS) atau *trauma healing*.

Beban Persoalan Kesehatan Mental

Urgensi penguatan layanan kesehatan mental di Makassar tidak terlepas dari kompleksitas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Data yang pernah tercatat di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan sebanyak 13.292 pasien menjalani perawatan terkait gangguan jiwa pada 2018. Angka tersebut merupakan data pelayanan pada periode tersebut dan bukan angka terbaru jumlah pasien gangguan jiwa di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar mencatat 1.222 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2025.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat 520 kasus. Namun, peningkatan itu tidak serta-merta berarti seluruh kekerasan meningkat sebesar angka tersebut karena pada 2025 sumber data berasal dari tiga unit layanan, yakni UPTD PPA, Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), dan Shelter Warga.

Dari 1.222 kasus tersebut, sebanyak 762 merupakan korban anak atau sekitar 62 persen, sedangkan korban dewasa mencapai 460 kasus atau 38 persen. Kasus yang ditangani antara lain kekerasan terhadap anak, kekerasan terhadap perempuan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga anak berhadapan dengan hukum.

Persoalan kesehatan mental juga berkaitan dengan tantangan pencegahan bunuh diri. Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN, Yurika Fauzia Wardhani, sebelumnya mengungkap terdapat 2.112 kasus bunuh diri di Indonesia sepanjang 2012–2023.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 985 kasus atau sekitar 46,63 persen melibatkan kelompok remaja.

ISJ Dorong Ruang Aman Tanpa Stigma

Ketua Indonesia Sehat Jiwa, Sofia Ambarini, mengatakan persoalan kesehatan mental tidak dapat ditangani hanya oleh tenaga kesehatan profesional.

Menurutnya, diperlukan keterlibatan berbagai unsur masyarakat agar orang yang sedang menghadapi tekanan psikologis memiliki ruang yang aman untuk bercerita dan mendapatkan pendampingan awal.

“Permasalahan kesehatan mental dan tingginya risiko bunuh diri tidak dapat kita selesaikan secara terisolasi. Mengandalkan tenaga medis profesional saja tidak cukup untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Sofia Ambarini.

Ia mengatakan kehadiran ISJ bersama Satbrimob Polda Sulsel merupakan bentuk kolaborasi untuk memperluas akses dukungan kesehatan mental sekaligus mengurangi stigma di masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap individu yang sedang mengalami krisis emosional memiliki ruang aman untuk didengar dan didampingi,” katanya.

Pojok Curhat Jadi Ruang Pertolongan Awal

Layanan Pojok Curhat dirancang sebagai ruang pertolongan pertama psikologis atau Psychological First Aid yang mudah diakses masyarakat.

Layanan ini menyasar berbagai kelompok, mulai dari remaja, mahasiswa hingga orang dewasa yang menghadapi persoalan seperti tekanan akademik, konflik keluarga, perundungan, kecemasan maupun kondisi krisis emosional.

Layanan Pojok Curhat juga dikembangkan melalui pendekatan tatap muka dan layanan digital sehingga masyarakat memiliki pilihan untuk memperoleh dukungan sesuai kebutuhannya.

Kehadiran layanan tersebut diharapkan menjadi langkah awal sebelum seseorang mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga profesional apabila kondisi yang dihadapi membutuhkan intervensi khusus.

Program Berkelanjutan

ISJ bersama Satbrimob Polda Sulsel juga menyiapkan sejumlah program lanjutan di Makassar.

Di antaranya program **Peer Buddy dan Anak Hebat** yang berfokus pada edukasi anti-bullying, penggunaan gawai secara bijak serta edukasi dasar mengenai kesehatan dan perlindungan anak.

Selain itu, terdapat program pelatihan *Peer Support* untuk membentuk Duta Curhat Teman Sebaya di lingkungan sekolah dan komunitas.

Program lainnya adalah penguatan layanan pendampingan bagi masyarakat yang menghadapi situasi krisis.

Melalui rangkaian program tersebut, ISJ mengajak pemerintah daerah, sekolah, perguruan tinggi, komunitas, organisasi kepemudaan, media dan masyarakat untuk bersama-sama membangun lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan jiwa.

Pesan yang ingin dibangun sederhana: persoalan kesehatan mental tidak seharusnya dihadapi seorang diri.

Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai layanan Pojok Curhat, agenda kampanye maupun peluang kolaborasi dapat mengakses kanal resmi Indonesia Sehat Jiwa melalui **indonesiasehatjiwa.com** dan Instagram **@indonesiasehatjiwa**. (*)

 

spot_img

Topics

Dispora Makassar Perkuat Budaya Pilah Sampah Lewat Sosialisasi di Lingkungan Kerja

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota...

Kontingen Pramuka Makassar Dilepas Menuju Jambore Nasional XII, Kadispora: Bawa Pulang Prestasi dan Pengalaman Berharga

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Semangat dan optimisme menyelimuti pelepasan Kontingen...

PARAGA, Inovasi Dispora Makassar Perkuat Ekosistem Pembinaan Atlet dan Generasi Aktif

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)...

Diskominfo Makassar Edukasi Anak Pulau Terluar, Teknologi Dimanfaatkan Cerdas dan Aman

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Komunikasi...

Munas KKT Jeneponto Dipadati Tokoh Sulsel, Komitmen Bangun Daerah Jadi Sorotan

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Musyawarah Nasional (Munas) Kerukunan Keluarga Turatea...

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, menghentikan secara...

Semarak Pekan Olahraga Nipah 2026, Dispora Makassar Dorong Budaya Hidup Sehat

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Semangat hidup sehat dan kebersamaan mewarnai...

BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus, Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat upaya...
spot_img

Related Articles

spot_imgspot_img

Recent Posts

Dispora Makassar Perkuat Budaya Pilah Sampah Lewat Sosialisasi di Lingkungan Kerja

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program Pemerintah Kota Makassar...

Kontingen Pramuka Makassar Dilepas Menuju Jambore Nasional XII, Kadispora: Bawa Pulang Prestasi dan Pengalaman Berharga

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Semangat dan optimisme menyelimuti pelepasan Kontingen Gerakan Pramuka Kota Makassar yang akan mengikuti Jambore Nasional XII....

PARAGA, Inovasi Dispora Makassar Perkuat Ekosistem Pembinaan Atlet dan Generasi Aktif

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Syamsul Bahri, S.IP., M.Si., melaksanakan Pameran dan Seminar...

Diskominfo Makassar Edukasi Anak Pulau Terluar, Teknologi Dimanfaatkan Cerdas dan Aman

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus melakukan edukasi menyasar siswa siswi di...

Munas KKT Jeneponto Dipadati Tokoh Sulsel, Komitmen Bangun Daerah Jadi Sorotan

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Musyawarah Nasional (Munas) Kerukunan Keluarga Turatea (KKT) Jeneponto yang digelar di Hotel Grand Claro Makassar, Jumat...

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, menghentikan secara bertahap sistem pembuangan terbuka (open dumping) di Tempat Pemrosesan Akhir...

Semarak Pekan Olahraga Nipah 2026, Dispora Makassar Dorong Budaya Hidup Sehat

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Semangat hidup sehat dan kebersamaan mewarnai pembukaan Pekan Olahraga Nipah 2026 yang digelar pada Jumat (17/7/2026)....

BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus, Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat upaya kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana sebagai langkah strategis, ketika bencana...

Ketua TP PKK Kota Makassar Hadiri Puncak Peringatan HKG PKK Nasional ke-54, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan PKK

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG)...

Dispora Makassar Gelar 3×3 Basketball Championship 2026, Wadah Pembinaan Atlet Muda

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Semangat kompetisi dan pembinaan atlet muda kembali menggema di Kota Makassar. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga...

Wali Kota Makassar Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Walikota Cup 2026

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Walikota Cup 2026 di Lapangan...

Ketua TP PKK Makassar dan Dua Kepala OPD Paparkan Inovasi Kota Makassar di Forum Nasional APEKSI

THELOCAL.ID, MEDAN — Kota Makassar kembali mencuri perhatian di panggung nasional. Tidak hanya melalui partisipasi Wali Kota Makassar, Munafri...

Follow us

26,400FansLike
7,500FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Popular

spot_img

Popular Categories