Support us

Support the LocalFund independent journalism with $15 per month

Support us

BPBD Makassar Terjun Langsung Bersihkan Kanal Bara-Baraya Timur

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Menindaklanjuti...

Di Forum RUU Pangan, Munafri Tawarkan Solusi Smart Green house ke DPR RI

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut kunjungan kerja rombongan Komisi IV DPR RI dalam rangka reses penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pangan.

Kegiatan tersebut dihelat di Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan, Jumat (5/06/2026).

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, dan bertujuan menjaring masukan dari pemerintah daerah, petani, nelayan, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan regulasi pangan nasional.

Turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Kepala BRMP Sulsel Fadjry Djufri, jajaran Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bappenas, Bulog, serta perwakilan gabungan kelompok tani (Gapoktan) dari Kota Makassar.

Dalam forum tersebut, seluruh peserta dipersilahkan menyampaikan aspirasi dan rekomendasi. Termasuk perwakilan Gapoktan yang menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani di Makassar.

Mulai dari kebutuhan infrastruktur pertanian, kesejahteraan petani, hingga keluhan soal kekhawatiran alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan perumahan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Munafri menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk melindungi lahan pertanian yang tersisa melalui penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Makassar.

Ia menyampaikan bahwa setelah RDTR rampung, seluruh lahan pertanian aktif di Kota Makassar akan dipertahankan dan tidak diperkenankan beralih fungsi menjadi kawasan ekonomi maupun permukiman.

“Insya Allah bulan depan RDTR Kota Makassar selesai. Seluruh lahan pertanian yang ada sekarang tidak boleh sama sekali dikonversi menjadi lahan ekonomi,” tegasnya.

Lebih jauh Munafri menjelaskan, luas lahan pertanian Kota Makassar saat ini tidak lebih dari 1.500 hektare.

Dengan keterbatasan tersebut, menurutnya diperlukan pendekatan berbeda bagi daerah perkotaan dalam membangun ketahanan pangan.

Untuk itu, Ia mengusulkan Kepada Komisi IV DPR RI agar pemerintah pusat memberikan dukungan teknologi pertanian modern kepada kota-kota yang memiliki lahan terbatas.

Salah satu inovasi yang diusulkan Munafri adalah melalui pembangunan greenhouse berbasis Internet of Things (IoT).

Inovasi smart greenhouse ini menggunakan teknologi digital untuk mengendalikan faktor lingkungan secara otomatis.

Menurutnya Munafri, sistem pertanian modern tersebut mampu meningkatkan produktivitas sekaligus meminimalkan dampak perubahan cuaca terhadap hasil pertanian.

“Karena kami tidak memiliki banyak lahan pertanian, maka dibutuhkan teknologi pertanian yang maksimal,” tuturnya.

“Greenhouse berbasis IoT menjadi solusi yang tepat karena tidak terlalu terpengaruh kondisi cuaca dan dapat berjalan berdampingan dengan pertanian konvensional,” lanjutnya.

Selain teknologi budidaya, Munafri juga mengusulkan penguatan infrastruktur penyimpanan pangan di kawasan perkotaan.

Ia menilai keberadaan gudang penyimpanan dan cold storage sangat penting sebagai buffer stock untuk menjaga stabilitas pasokan serta mengurangi risiko kerusakan bahan pangan.

“Kota seperti Makassar membutuhkan storage yang memadai dan cool storage untuk komoditas yang mudah rusak. Ini penting untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut mengusulkan pengembangan tanaman sagu di sepanjang bantaran sungai yang membelah Kota Makassar.

Selain berfungsi menjaga kelestarian lingkungan, sagu dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif dan cadangan pangan jangka panjang.

“Kami mendorong penanaman kembali pohon sagu di bantaran sungai. Selain menjaga kawasan sungai, sagu juga dapat menjadi salah satu sumber pangan yang mendukung ketahanan pangan daerah,” jelasnya.

Sebagai kota konsumtif dengan keterbatasan lahan pertanian, Munafri juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat kerja sama dengan daerah-daerah penyangga produksi pangan di luar wilayah kota.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga sekaligus membantu pengendalian harga komoditas di pasaran.

“Dengan begitu, ketersediaan pasokan dan stabilitas harga dapat lebih terkontrol,” tuturnya.

Sejalan dengan itu, Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan sebelumnya memang telah menegaskan bahwa penyusunan RUU Pangan harus mampu menjawab tantangan ketahanan pangan masa depan.

Mulai dari dampak perubahan iklim, gangguan rantai pasok global, hingga ancaman penyusutan lahan pertanian.

Ia mengapresiasi masukan langsung dari pemerintah daerah dan masyarakat petani menjadi bagian penting dalam memastikan regulasi yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil di lapangan.

“Kami ingin memastikan kebijakan nasional yang akan disusun mampu mencerminkan kebutuhan serta realitas daerah, khususnya terkait sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan,” ujar Ahmad Yohan.(*)

Di Forum RUU Pangan, Munafri Tawarkan Solusi Smart Green house ke DPR RI

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut kunjungan kerja rombongan Komisi IV DPR RI dalam rangka reses penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pangan.

Kegiatan tersebut dihelat di Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan, Jumat (5/06/2026).

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, dan bertujuan menjaring masukan dari pemerintah daerah, petani, nelayan, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan regulasi pangan nasional.

Turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Kepala BRMP Sulsel Fadjry Djufri, jajaran Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bappenas, Bulog, serta perwakilan gabungan kelompok tani (Gapoktan) dari Kota Makassar.

Dalam forum tersebut, seluruh peserta dipersilahkan menyampaikan aspirasi dan rekomendasi. Termasuk perwakilan Gapoktan yang menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani di Makassar.

Mulai dari kebutuhan infrastruktur pertanian, kesejahteraan petani, hingga keluhan soal kekhawatiran alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan perumahan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Munafri menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk melindungi lahan pertanian yang tersisa melalui penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Makassar.

Ia menyampaikan bahwa setelah RDTR rampung, seluruh lahan pertanian aktif di Kota Makassar akan dipertahankan dan tidak diperkenankan beralih fungsi menjadi kawasan ekonomi maupun permukiman.

“Insya Allah bulan depan RDTR Kota Makassar selesai. Seluruh lahan pertanian yang ada sekarang tidak boleh sama sekali dikonversi menjadi lahan ekonomi,” tegasnya.

Lebih jauh Munafri menjelaskan, luas lahan pertanian Kota Makassar saat ini tidak lebih dari 1.500 hektare.

Dengan keterbatasan tersebut, menurutnya diperlukan pendekatan berbeda bagi daerah perkotaan dalam membangun ketahanan pangan.

Untuk itu, Ia mengusulkan Kepada Komisi IV DPR RI agar pemerintah pusat memberikan dukungan teknologi pertanian modern kepada kota-kota yang memiliki lahan terbatas.

Salah satu inovasi yang diusulkan Munafri adalah melalui pembangunan greenhouse berbasis Internet of Things (IoT).

Inovasi smart greenhouse ini menggunakan teknologi digital untuk mengendalikan faktor lingkungan secara otomatis.

Menurutnya Munafri, sistem pertanian modern tersebut mampu meningkatkan produktivitas sekaligus meminimalkan dampak perubahan cuaca terhadap hasil pertanian.

“Karena kami tidak memiliki banyak lahan pertanian, maka dibutuhkan teknologi pertanian yang maksimal,” tuturnya.

“Greenhouse berbasis IoT menjadi solusi yang tepat karena tidak terlalu terpengaruh kondisi cuaca dan dapat berjalan berdampingan dengan pertanian konvensional,” lanjutnya.

Selain teknologi budidaya, Munafri juga mengusulkan penguatan infrastruktur penyimpanan pangan di kawasan perkotaan.

Ia menilai keberadaan gudang penyimpanan dan cold storage sangat penting sebagai buffer stock untuk menjaga stabilitas pasokan serta mengurangi risiko kerusakan bahan pangan.

“Kota seperti Makassar membutuhkan storage yang memadai dan cool storage untuk komoditas yang mudah rusak. Ini penting untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut mengusulkan pengembangan tanaman sagu di sepanjang bantaran sungai yang membelah Kota Makassar.

Selain berfungsi menjaga kelestarian lingkungan, sagu dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif dan cadangan pangan jangka panjang.

“Kami mendorong penanaman kembali pohon sagu di bantaran sungai. Selain menjaga kawasan sungai, sagu juga dapat menjadi salah satu sumber pangan yang mendukung ketahanan pangan daerah,” jelasnya.

Sebagai kota konsumtif dengan keterbatasan lahan pertanian, Munafri juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat kerja sama dengan daerah-daerah penyangga produksi pangan di luar wilayah kota.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga sekaligus membantu pengendalian harga komoditas di pasaran.

“Dengan begitu, ketersediaan pasokan dan stabilitas harga dapat lebih terkontrol,” tuturnya.

Sejalan dengan itu, Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan sebelumnya memang telah menegaskan bahwa penyusunan RUU Pangan harus mampu menjawab tantangan ketahanan pangan masa depan.

Mulai dari dampak perubahan iklim, gangguan rantai pasok global, hingga ancaman penyusutan lahan pertanian.

Ia mengapresiasi masukan langsung dari pemerintah daerah dan masyarakat petani menjadi bagian penting dalam memastikan regulasi yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil di lapangan.

“Kami ingin memastikan kebijakan nasional yang akan disusun mampu mencerminkan kebutuhan serta realitas daerah, khususnya terkait sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan,” ujar Ahmad Yohan.(*)

spot_img

Topics

Sinergi untuk Makassar, Wali Kota Munafri dan PIP Makassar Rampungkan Hibah Aset Strategis

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, menerima penyerahan aset...

Baznas RI Kawal Seleksi Capim Baznas Makassar, Fokus pada Kompetensi dan Integritas

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Proses seleksi calon pimpinan dan anggota...

BPBD Makassar Terjun Langsung Bersihkan Kanal Bara-Baraya Timur

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penumpukan sampah...

TP PKK Makassar Gandeng BNN dan Dinsos Edukasi Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Tim Penggerak PKK Kota Makassar menggandeng...

Respon Aduan Warga, Munafri Kerahkan Tim Gabungan Bersihkan Sampah di Kanal Bara-Baraya 

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Makassar, bergerak cepat merespons...

Lari, Gowes, hingga Lapor Jalan Rusak Bisa Dapat Hadiah dari Pemkot Makassar

THELOCAL.ID; MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar kembali menghadirkan inovasi...

Lantik 167 PNS, Appi Minta ASN Baru Siap Kerja, Bukan Sekadar Cari Aman

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil...

Respons Cepat Aduan Warga, Pemkot Makassar Bersihkan Sampah yang Cemari Pantai Losari

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bergerak merespons...
spot_img

Related Articles

spot_imgspot_img

Recent Posts

Sinergi untuk Makassar, Wali Kota Munafri dan PIP Makassar Rampungkan Hibah Aset Strategis

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, menerima penyerahan aset dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar sebagai bentuk dukungan terhadap...

Baznas RI Kawal Seleksi Capim Baznas Makassar, Fokus pada Kompetensi dan Integritas

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Dari...

BPBD Makassar Terjun Langsung Bersihkan Kanal Bara-Baraya Timur

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penumpukan sampah di Kanal Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Bara-Baraya Timur, Kecamatan Makassar. Tim...

TP PKK Makassar Gandeng BNN dan Dinsos Edukasi Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Tim Penggerak PKK Kota Makassar menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Dinas Sosial Kota Makassar dalam...

Respon Aduan Warga, Munafri Kerahkan Tim Gabungan Bersihkan Sampah di Kanal Bara-Baraya 

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Makassar, bergerak cepat merespons aduan warga yang viral di media sosial terkait tumpukan sampah...

Lari, Gowes, hingga Lapor Jalan Rusak Bisa Dapat Hadiah dari Pemkot Makassar

THELOCAL.ID; MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar kembali menghadirkan inovasi berbasis teknologi melalui program "Makassar Virtual Run", sebuah ajang olahraga...

Lantik 167 PNS, Appi Minta ASN Baru Siap Kerja, Bukan Sekadar Cari Aman

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil sumpah/janji sebanyak 167 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024...

Respons Cepat Aduan Warga, Pemkot Makassar Bersihkan Sampah yang Cemari Pantai Losari

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bergerak merespons laporan di Medsos terkait tumpukan sampah yang berserakan di kawasan...

Terima Silaturahmi Delegasi Paskibraka, Appi: Kalian Menjadi Kebanggaan Kota Makassar

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi dari Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Makassar bersama...

Diterima Wali Kota, PGIW Sulselra Apresiasi Komitmen Munafri Jaga Keberagaman di Makassar

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara (PGIW Sulselra) menyatakan komitmen mendukung berbagai...

Wali Kota Munafri Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin yang...

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Munafri Harap Warga Jaga Harmoni dan Persatuan

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh...

Follow us

26,400FansLike
7,500FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Popular

spot_img

Popular Categories