Support us

Support the LocalFund independent journalism with $15 per month

Support us

Warisan Epik La Galigo dan Khas Kuliner, Memukau Delegasi...

THELOCAL.ID,  MAKASSAR — Langit...

Sambut Delegasi 28 Negara Pada IGS 2026, Wali Kota...

THELOCAL.ID. MAKASSAR —Diplomasi budaya...

Makassar Tuan Rumah IGS 2026, Kemenlu: Perkenalkan Kuliner & Peluang Investasi ke Delegasi Dunia

#

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Kota Makassar mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS): Diplomatic Tour Goes to Makassar yang berlangsung pada 23–25 Juni 2026.

Mengusung tema “Bringing Flavours, Cultures and Business Opportunities”, kegiatan yang diinisiasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar.

Ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan kekayaan kuliner, budaya, serta potensi ekonomi dan investasi daerah kepada komunitas diplomatik internasional.

Sebanyak 41 delegasi dari 28 negara sahabat ambil bagian dalam rangkaian kegiatan tersebut, para delegasi mengawali kunjungan dengan menikmati panorama matahari terbenam di kawasan bersejarah Benteng Fort Rotterdam, Selasa (23/6/2026) sore.

Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai agenda Welcome Dinner yang digelar Pemerintah Kota Makassar di kompleks benteng peninggalan sejarah tersebut.

Jamuan resmi yang dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Melinda Aksa, menjadi momentum memperkenalkan identitas Makassar sebagai kota maritim yang kaya budaya, kuliner, dan peluang investasi.

Pada kesmepatan ini, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, R. Heru Hartanto Subolo, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kota Makassar, kepada seluruh delegasi internasional.

Ia mengatakan, Makassar merupakan kota yang memiliki posisi penting dalam sejarah Indonesia sebagai pusat perdagangan dan pertemuan berbagai peradaban selama berabad-abad.

“Makassar selama berabad-abad telah menghubungkan manusia, budaya, dan perdagangan di kawasan kepulauan Nusantara dan sekitarnya,” ujarnya.

“Malam ini kita melanjutkan tradisi tersebut dengan menyambut sahabat-sahabat dari berbagai negara dalam semangat persahabatan, dialog, dan kerja sama,” sambung perwakilan Kemenlu RI itu.

Lebih lanjut, Heru Hartanto menjelaskan bahwa Indonesia Gastrodiplomacy Series merupakan program yang diluncurkan Kementerian Luar Negeri sejak tahun 2023 sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui pendekatan kuliner.

Menurutnya, gastrodiplomasi telah berkembang menjadi lebih dari sekadar promosi makanan. Program ini menjadi platform yang mempertemukan pemerintah daerah.

Dimana, pelaku industri kreatif, komunitas budaya, serta mitra internasional dalam membangun jejaring kerja sama yang lebih luas.

Sehingga, melalui inisiatif ini pihaknya berupaya memperkenalkan kekayaan daerah-daerah Indonesia kepada dunia internasional.

“Tahun ini kami memilih Makassar, karena merupakan salah satu kota yang tumbuh pesat di kawasan Indonesia Timur dengan kombinasi kuat antara dinamika ekonomi, keberagaman budaya, warisan maritim, dan keunggulan kuliner,” jelasnya.

Dia menambahkan, Makassar dinilai memiliki posisi strategis sebagai gerbang kawasan timur Indonesia yang mampu menawarkan berbagai peluang investasi sekaligus pengalaman budaya yang autentik bagi para delegasi.

Dalam kesempatan tersebut, Heru Hartanto juga menyampaikan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi contoh nyata bagaimana diplomasi internasional dapat dibangun melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kerja sama yang kuat antara Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Kota Makassar menunjukkan bagaimana aktor nasional dan lokal dapat berjalan bersama dalam memperkuat keterlibatan Indonesia di tingkat internasional,” katanya.

Heru juga mengapresiasi kepada seluruh duta besar, anggota korps diplomatik, dan konsul jenderal yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran para delegasi, lanjutnya, mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dengan negara-negara sahabat serta komitmen bersama dalam membangun jembatan kerja sama antarbangsa.

Selama berada di Makassar, para delegasi dijadwalkan mengikuti berbagai agenda yang menampilkan potensi ekonomi, investasi, budaya, dan pariwisata Kota Makassar maupun Sulawesi Selatan.

Mereka juga akan diperkenalkan dengan sejumlah kuliner khas daerah yang telah menjadi ikon Sulawesi Selatan, seperti Coto Makassar, Konro, Palubasa, serta beragam olahan hasil laut yang mencerminkan kekayaan tradisi kuliner masyarakat pesisir.

Heru menegaskan bahwa setiap sajian kuliner yang diperkenalkan dalam kegiatan gastrodiplomasi tidak hanya menghadirkan cita rasa, tetapi juga membawa cerita tentang sejarah, budaya, dan identitas masyarakat yang melahirkannya.

“Setiap hidangan memiliki kisah, setiap rasa membawa warisan budaya, dan setiap meja makan yang kita bagi bersama menciptakan ruang untuk memperkuat saling pengertian antarbangsa,” tuturnya.

Melalui penyelenggaraan Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 di Makassar, pemerintah berharap hubungan persahabatan Indonesia dengan negara-negara sahabat semakin erat, sekaligus membuka peluang kerja sama baru di bidang ekonomi, investasi, pariwisata, dan kebudayaan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi Makassar untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai kota internasional yang terbuka, inklusif, dan siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi serta diplomasi di kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Ani Nigeriawati, menegaskan bahwa penyelenggaraan IGS di Makassar diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai kerja sama konkret antara Kota Makassar dengan mitra internasional.

Menurut Ani, kegiatan gastrodiplomasi tidak hanya bertujuan memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya daerah kepada para diplomat asing, tetapi juga menjadi sarana memperluas jejaring kerja sama yang berdampak langsung pada pembangunan daerah.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai ajang promosi semata, tetapi menjadi pintu pembuka bagi Kota Makassar untuk semakin dikenal dunia sebagai gerbang ekonomi kawasan Indonesia Timur,” harapnya.

“Melalui IGS, kami ingin mempertemukan potensi daerah dengan jejaring diplomatik dan pelaku usaha internasional sehingga peluang kerja sama di berbagai bidang dapat terjalin dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi Indonesia,” lanjut Ani.

Ia menjelaskan, Indonesia Gastrodiplomacy Series merupakan salah satu program unggulan Kementerian Luar Negeri yang memanfaatkan kekayaan kuliner Nusantara sebagai instrumen diplomasi lunak (soft power) Indonesia di tingkat global.

Melalui pendekatan tersebut, Indonesia tidak hanya memperkenalkan cita rasa khas daerah kepada dunia internasional, tetapi juga membangun pemahaman yang lebih dekat mengenai budaya, sejarah, dan identitas bangsa.

Ani menyebutkan, sebelum pelaksanaan di Makassar, Indonesia Gastrodiplomacy Series telah sukses digelar sebanyak lima kali di berbagai daerah di Indonesia.

Setiap penyelenggaraan menghadirkan para duta besar dan perwakilan negara sahabat untuk mengenal secara langsung potensi daerah yang dikunjungi.

“Program ini menjadi ruang pertemuan antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan mitra internasional,” tukasnya.

Acara Welcome Dinner tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, R. Heru Hartanto Subolo, para duta besar dan perwakilan negara sahabat, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD Kota Makassar.

Hadir Sekda Makassar, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Andi Zulkifly Nanda, jajaran SKPD Pemerintah Kota Makassar, dan unsur tokoh lainya.

Sedangkan, Negara-negara yang hadir berasal dari kawasan Asia, Eropa, Afrika, Amerika, hingga Pasifik, di antaranya. Fiji, Australia, Pakistan, Japan, Mexico, Brazil, Ukraina, Bosnia and Herzegovina, Cuba, Tunisia, Venezuela, Serbia, Poland.

Selanjutnya, delegasi negara Solomon Islands, Peru, Nigeria, Costa Rica, Bulgaria, Lao PDR, Finland, Cambodia, Zimbabwe, Ethiopia, Rwanda, Netherlands, Uruguay, Malaysia, Philippines. (*)

Makassar Tuan Rumah IGS 2026, Kemenlu: Perkenalkan Kuliner & Peluang Investasi ke Delegasi Dunia

#

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Kota Makassar mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS): Diplomatic Tour Goes to Makassar yang berlangsung pada 23–25 Juni 2026.

Mengusung tema “Bringing Flavours, Cultures and Business Opportunities”, kegiatan yang diinisiasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar.

Ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan kekayaan kuliner, budaya, serta potensi ekonomi dan investasi daerah kepada komunitas diplomatik internasional.

Sebanyak 41 delegasi dari 28 negara sahabat ambil bagian dalam rangkaian kegiatan tersebut, para delegasi mengawali kunjungan dengan menikmati panorama matahari terbenam di kawasan bersejarah Benteng Fort Rotterdam, Selasa (23/6/2026) sore.

Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai agenda Welcome Dinner yang digelar Pemerintah Kota Makassar di kompleks benteng peninggalan sejarah tersebut.

Jamuan resmi yang dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Melinda Aksa, menjadi momentum memperkenalkan identitas Makassar sebagai kota maritim yang kaya budaya, kuliner, dan peluang investasi.

Pada kesmepatan ini, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, R. Heru Hartanto Subolo, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kota Makassar, kepada seluruh delegasi internasional.

Ia mengatakan, Makassar merupakan kota yang memiliki posisi penting dalam sejarah Indonesia sebagai pusat perdagangan dan pertemuan berbagai peradaban selama berabad-abad.

“Makassar selama berabad-abad telah menghubungkan manusia, budaya, dan perdagangan di kawasan kepulauan Nusantara dan sekitarnya,” ujarnya.

“Malam ini kita melanjutkan tradisi tersebut dengan menyambut sahabat-sahabat dari berbagai negara dalam semangat persahabatan, dialog, dan kerja sama,” sambung perwakilan Kemenlu RI itu.

Lebih lanjut, Heru Hartanto menjelaskan bahwa Indonesia Gastrodiplomacy Series merupakan program yang diluncurkan Kementerian Luar Negeri sejak tahun 2023 sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui pendekatan kuliner.

Menurutnya, gastrodiplomasi telah berkembang menjadi lebih dari sekadar promosi makanan. Program ini menjadi platform yang mempertemukan pemerintah daerah.

Dimana, pelaku industri kreatif, komunitas budaya, serta mitra internasional dalam membangun jejaring kerja sama yang lebih luas.

Sehingga, melalui inisiatif ini pihaknya berupaya memperkenalkan kekayaan daerah-daerah Indonesia kepada dunia internasional.

“Tahun ini kami memilih Makassar, karena merupakan salah satu kota yang tumbuh pesat di kawasan Indonesia Timur dengan kombinasi kuat antara dinamika ekonomi, keberagaman budaya, warisan maritim, dan keunggulan kuliner,” jelasnya.

Dia menambahkan, Makassar dinilai memiliki posisi strategis sebagai gerbang kawasan timur Indonesia yang mampu menawarkan berbagai peluang investasi sekaligus pengalaman budaya yang autentik bagi para delegasi.

Dalam kesempatan tersebut, Heru Hartanto juga menyampaikan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi contoh nyata bagaimana diplomasi internasional dapat dibangun melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kerja sama yang kuat antara Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Kota Makassar menunjukkan bagaimana aktor nasional dan lokal dapat berjalan bersama dalam memperkuat keterlibatan Indonesia di tingkat internasional,” katanya.

Heru juga mengapresiasi kepada seluruh duta besar, anggota korps diplomatik, dan konsul jenderal yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran para delegasi, lanjutnya, mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dengan negara-negara sahabat serta komitmen bersama dalam membangun jembatan kerja sama antarbangsa.

Selama berada di Makassar, para delegasi dijadwalkan mengikuti berbagai agenda yang menampilkan potensi ekonomi, investasi, budaya, dan pariwisata Kota Makassar maupun Sulawesi Selatan.

Mereka juga akan diperkenalkan dengan sejumlah kuliner khas daerah yang telah menjadi ikon Sulawesi Selatan, seperti Coto Makassar, Konro, Palubasa, serta beragam olahan hasil laut yang mencerminkan kekayaan tradisi kuliner masyarakat pesisir.

Heru menegaskan bahwa setiap sajian kuliner yang diperkenalkan dalam kegiatan gastrodiplomasi tidak hanya menghadirkan cita rasa, tetapi juga membawa cerita tentang sejarah, budaya, dan identitas masyarakat yang melahirkannya.

“Setiap hidangan memiliki kisah, setiap rasa membawa warisan budaya, dan setiap meja makan yang kita bagi bersama menciptakan ruang untuk memperkuat saling pengertian antarbangsa,” tuturnya.

Melalui penyelenggaraan Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 di Makassar, pemerintah berharap hubungan persahabatan Indonesia dengan negara-negara sahabat semakin erat, sekaligus membuka peluang kerja sama baru di bidang ekonomi, investasi, pariwisata, dan kebudayaan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi Makassar untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai kota internasional yang terbuka, inklusif, dan siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi serta diplomasi di kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Ani Nigeriawati, menegaskan bahwa penyelenggaraan IGS di Makassar diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai kerja sama konkret antara Kota Makassar dengan mitra internasional.

Menurut Ani, kegiatan gastrodiplomasi tidak hanya bertujuan memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya daerah kepada para diplomat asing, tetapi juga menjadi sarana memperluas jejaring kerja sama yang berdampak langsung pada pembangunan daerah.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai ajang promosi semata, tetapi menjadi pintu pembuka bagi Kota Makassar untuk semakin dikenal dunia sebagai gerbang ekonomi kawasan Indonesia Timur,” harapnya.

“Melalui IGS, kami ingin mempertemukan potensi daerah dengan jejaring diplomatik dan pelaku usaha internasional sehingga peluang kerja sama di berbagai bidang dapat terjalin dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi Indonesia,” lanjut Ani.

Ia menjelaskan, Indonesia Gastrodiplomacy Series merupakan salah satu program unggulan Kementerian Luar Negeri yang memanfaatkan kekayaan kuliner Nusantara sebagai instrumen diplomasi lunak (soft power) Indonesia di tingkat global.

Melalui pendekatan tersebut, Indonesia tidak hanya memperkenalkan cita rasa khas daerah kepada dunia internasional, tetapi juga membangun pemahaman yang lebih dekat mengenai budaya, sejarah, dan identitas bangsa.

Ani menyebutkan, sebelum pelaksanaan di Makassar, Indonesia Gastrodiplomacy Series telah sukses digelar sebanyak lima kali di berbagai daerah di Indonesia.

Setiap penyelenggaraan menghadirkan para duta besar dan perwakilan negara sahabat untuk mengenal secara langsung potensi daerah yang dikunjungi.

“Program ini menjadi ruang pertemuan antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan mitra internasional,” tukasnya.

Acara Welcome Dinner tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, R. Heru Hartanto Subolo, para duta besar dan perwakilan negara sahabat, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD Kota Makassar.

Hadir Sekda Makassar, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Andi Zulkifly Nanda, jajaran SKPD Pemerintah Kota Makassar, dan unsur tokoh lainya.

Sedangkan, Negara-negara yang hadir berasal dari kawasan Asia, Eropa, Afrika, Amerika, hingga Pasifik, di antaranya. Fiji, Australia, Pakistan, Japan, Mexico, Brazil, Ukraina, Bosnia and Herzegovina, Cuba, Tunisia, Venezuela, Serbia, Poland.

Selanjutnya, delegasi negara Solomon Islands, Peru, Nigeria, Costa Rica, Bulgaria, Lao PDR, Finland, Cambodia, Zimbabwe, Ethiopia, Rwanda, Netherlands, Uruguay, Malaysia, Philippines. (*)

spot_img

Topics

Warisan Epik La Galigo dan Khas Kuliner, Memukau Delegasi Internasional di Makassar

THELOCAL.ID,  MAKASSAR — Langit senja di kawasan bersejarah Benteng...

Sambut Delegasi 28 Negara Pada IGS 2026, Wali Kota Appi Gaungkan Potensi Makassar sebagai Gerbang Indonesia Timur

THELOCAL.ID. MAKASSAR —Diplomasi budaya dan kuliner menjadi pintu masuk...

Kepsek Resmi Dilantik, Wali Kota Makassar Akan Tambah Insentif dan Transportasi untuk Guru Pulau

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Sebanyak 369 kepala sekolah jenjang Sekolah...

Setelah 10 Tahun, 369 Kepala Sekolah Dilantik, Munafri: Tugas Berat dan Mulia Sudah Menanti

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Setelah menanti selama satu dekade, Pemerintah...

Temui Wali Kota Appi, Ketua PKB Makassar Tegaskan Dukungan Penuh dan Siap Kawal Program Pemkot

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)...

Kadisdik Makassar Turun Langsung Pantau SPMB Domisili, Tegaskan Seleksi Transparan dan Akuntabel

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid...

Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memaparkan...
spot_img

Related Articles

spot_imgspot_img

Recent Posts

Warisan Epik La Galigo dan Khas Kuliner, Memukau Delegasi Internasional di Makassar

THELOCAL.ID,  MAKASSAR — Langit senja di kawasan bersejarah Benteng Fort Rotterdam menjadi saksi pembuka sebuah perhelatan diplomasi budaya berskala...

Sambut Delegasi 28 Negara Pada IGS 2026, Wali Kota Appi Gaungkan Potensi Makassar sebagai Gerbang Indonesia Timur

THELOCAL.ID. MAKASSAR —Diplomasi budaya dan kuliner menjadi pintu masuk Pemerintah Kota Makassar untuk memperkenalkan potensi daerah kepada dunia internasional. Melalui...

Kepsek Resmi Dilantik, Wali Kota Makassar Akan Tambah Insentif dan Transportasi untuk Guru Pulau

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Sebanyak 369 kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri resmi dilantik...

Setelah 10 Tahun, 369 Kepala Sekolah Dilantik, Munafri: Tugas Berat dan Mulia Sudah Menanti

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Setelah menanti selama satu dekade, Pemerintah Kota Makassar akhirnya melaksanakan pengukuhan dan pelantikan kepala sekolah secara...

Munafri Raih Pengakuan Dunia, Program RISE Antar Kota Makassar Terima WRI Ross Center Prize 2025–2026

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Kota Makassar dipimpin Wali Kota Munafri Arifuddin, secara resmi mendapat pengakuan internasional, menerima penghargaan WRI Ross...

Temui Wali Kota Appi, Ketua PKB Makassar Tegaskan Dukungan Penuh dan Siap Kawal Program Pemkot

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Makassar, Andi Fauzi Wawo atau yang akrab disapa Uci,...

Kadisdik Makassar Turun Langsung Pantau SPMB Domisili, Tegaskan Seleksi Transparan dan Akuntabel

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, Jalur Domisili di Kota Makassar, mendapat perhatian...

Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memaparkan berbagai faktor yang menjadikan Makassar sebagai salah satu daerah dengan...

Aset Pemkot Makassar Seluas 15 Hektare di Manggala Dikuasai Oknum Tanpa Izin, Penertiban Segera Dilakukan

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pertanahan Kota Makassar akan mengambil langkah tegas terhadap dugaan penyerobotan aset...

Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjamu para akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari dalam maupun luar negeri...

Serahkan Genset dan Pompa Air, Munafri Harap Sinergi Bangun Pulau Lanjukang Terus Berlanjut

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Bakti Sosial Polda Sulawesi Selatan sebagai rangkaian menyemarakkan Hari...

Di Depan Ketum PPP, Munafri Harap Sinergi Terus Terjalin untuk Pembangunan Kota Makassar

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi, mengenang perjalanan politiknya bersama Partai Persatuan...

Follow us

26,400FansLike
7,500FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Popular

spot_img

Popular Categories