Support us

Support the LocalFund independent journalism with $15 per month

Support us

Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional, Appi Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh warga negara, sehingga setiap warga berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terkecuali.

Hal tersebut disampaikan saat Wali Kota membacakan sambutan resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional yang dilaksanakan pada 2 Mei 2026 di Lapangan Karebosi.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar hadir bersama Ketua TP PKK Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Sekda Makassar, Andi Zulkifly Nanda, Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para tenaga pendidik.

Seluruh peserta upacara tampak kompak mengenakan pakaian adat, menambah kekhidmatan jalannya upacara yang berlangsung tertib dan penuh makna.

Dalam amanatnya, Wali Kota menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi, meneguhkan, sekaligus menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.

Dia menekankan bahwa pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dijalankan dengan ketulusan, penuh kasih sayang, dan bertujuan untuk memanusiakan manusia.

Menurutnya, Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah serta potensi kodrati manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

“Inti dari pendidikan adalah memuliakan manusia itu sendiri,” ujar Munafri, membacakan sambutan seragam, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti.

Lebih lanjut disampaikan, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membentuk watak dan peradaban yang bermartabat.

Dalam konteks pembangunan nasional, Wali Kota juga menyinggung arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh demi mewujudkan Indonesia yang maju, makmur, dan bermartabat.

Sejalan dengan itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

“Pendekatan ini, untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna, mendalam, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik secara menyeluruh,” kata Appi menutup naskah teks pidato.

Untuk mendukung implementasi tersebut, pemerintah telah menetapkan lima kebijakan strategis.

Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Lanjut dia, program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

“Pada tahun 2025, program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan, sementara digitalisasi melalui penyediaan papan interaktif digital telah digunakan di lebih dari 288.000 satuan pendidikan,” kutip orang nomor satu Makassar itu.

Appi melanjutkan, pin Kedua, peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru sebagai kunci utama keberhasilan pendidikan.

Pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp3.000.000 per semester bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan minimal melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL).

Selain itu, berbagai pelatihan seperti Pembelajaran Mendalam, bimbingan konseling, koding dan kecerdasan artifisial, kepemimpinan sekolah, serta penguatan kemampuan bahasa juga terus diberikan.

“Pemerintah juga meningkatkan kesejahteraan guru melalui sertifikasi dan pemberian insentif, termasuk bagi guru honorer,” tuturnya.

Selanjutnya, ketiga, penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman, baik secara fisik, sosial, maupun spiritual.

Program ini juga mencakup berbagai inisiatif seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Makan Bergizi Gratis, serta penguatan kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, guna membentuk karakter dan kepemimpinan siswa.

Kemudian, Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan literasi dan numerasi, pengembangan bidang STEM (Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika).

Serta pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen evaluasi pembelajaran dan dasar peningkatan mutu pendidikan.

Poin terkait sebut Appi, Kelima, perluasan akses pendidikan yang inklusif, mudah, dan fleksibel bagi seluruh masyarakat.

Pemerintah membuka berbagai jalur pendidikan seperti sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh, sekolah terbuka.

“Layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus melalui penguatan sekolah inklusi dan sekolah luar biasa,” jelasnya.

Dia menambahkan, dalam kurun waktu 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meletakkan fondasi kuat dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua melalui penguatan ekosistem pendidikan yang melibatkan empat pusat utama, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Pemerintah juga terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan mitra strategis, guna mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Makassar menekankan bahwa keberhasilan kebijakan pendidikan sangat ditentukan oleh tiga faktor utama, yakni mindset (pola pikir) yang maju, mental yang kuat, serta misi yang lurus.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita bersama-sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutupnya. (*)

Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional, Appi Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh warga negara, sehingga setiap warga berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terkecuali.

Hal tersebut disampaikan saat Wali Kota membacakan sambutan resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional yang dilaksanakan pada 2 Mei 2026 di Lapangan Karebosi.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar hadir bersama Ketua TP PKK Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Sekda Makassar, Andi Zulkifly Nanda, Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para tenaga pendidik.

Seluruh peserta upacara tampak kompak mengenakan pakaian adat, menambah kekhidmatan jalannya upacara yang berlangsung tertib dan penuh makna.

Dalam amanatnya, Wali Kota menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi, meneguhkan, sekaligus menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.

Dia menekankan bahwa pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dijalankan dengan ketulusan, penuh kasih sayang, dan bertujuan untuk memanusiakan manusia.

Menurutnya, Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah serta potensi kodrati manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

“Inti dari pendidikan adalah memuliakan manusia itu sendiri,” ujar Munafri, membacakan sambutan seragam, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti.

Lebih lanjut disampaikan, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membentuk watak dan peradaban yang bermartabat.

Dalam konteks pembangunan nasional, Wali Kota juga menyinggung arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh demi mewujudkan Indonesia yang maju, makmur, dan bermartabat.

Sejalan dengan itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

“Pendekatan ini, untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna, mendalam, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik secara menyeluruh,” kata Appi menutup naskah teks pidato.

Untuk mendukung implementasi tersebut, pemerintah telah menetapkan lima kebijakan strategis.

Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Lanjut dia, program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

“Pada tahun 2025, program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan, sementara digitalisasi melalui penyediaan papan interaktif digital telah digunakan di lebih dari 288.000 satuan pendidikan,” kutip orang nomor satu Makassar itu.

Appi melanjutkan, pin Kedua, peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru sebagai kunci utama keberhasilan pendidikan.

Pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp3.000.000 per semester bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan minimal melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL).

Selain itu, berbagai pelatihan seperti Pembelajaran Mendalam, bimbingan konseling, koding dan kecerdasan artifisial, kepemimpinan sekolah, serta penguatan kemampuan bahasa juga terus diberikan.

“Pemerintah juga meningkatkan kesejahteraan guru melalui sertifikasi dan pemberian insentif, termasuk bagi guru honorer,” tuturnya.

Selanjutnya, ketiga, penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman, baik secara fisik, sosial, maupun spiritual.

Program ini juga mencakup berbagai inisiatif seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Makan Bergizi Gratis, serta penguatan kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, guna membentuk karakter dan kepemimpinan siswa.

Kemudian, Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan literasi dan numerasi, pengembangan bidang STEM (Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika).

Serta pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen evaluasi pembelajaran dan dasar peningkatan mutu pendidikan.

Poin terkait sebut Appi, Kelima, perluasan akses pendidikan yang inklusif, mudah, dan fleksibel bagi seluruh masyarakat.

Pemerintah membuka berbagai jalur pendidikan seperti sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh, sekolah terbuka.

“Layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus melalui penguatan sekolah inklusi dan sekolah luar biasa,” jelasnya.

Dia menambahkan, dalam kurun waktu 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meletakkan fondasi kuat dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua melalui penguatan ekosistem pendidikan yang melibatkan empat pusat utama, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Pemerintah juga terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan mitra strategis, guna mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Makassar menekankan bahwa keberhasilan kebijakan pendidikan sangat ditentukan oleh tiga faktor utama, yakni mindset (pola pikir) yang maju, mental yang kuat, serta misi yang lurus.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita bersama-sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutupnya. (*)

spot_img

Topics

SPMB 2026 Resmi Diluncurkan, Pendaftaran SD dan SMP di Makassar Kini Bisa Melalui Aplikasi LONTARA+

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, lewat Dinas Pendidikan...

Kado Hardiknas untuk Warga Makassar, Munafri Tambah Insentif Guru hingga Fasilitas Siswa di Sekolah

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026,...

Wali Kota Munafri Tampung Aspirasi Pekerja: Saat Buruh Bicara, Pemerintah Mendengar

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May...

May Day 2026, Munafri-Aliyah Ramaikan Fun Walk Serikat Buruh dan Pekerja

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May...

Munafri Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Targetkan Kemandirian Pangan Bagi Warga

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Di tengah keterbatasan lahan perkotaan, Wali...

Atasi Krisis Air di Utara Kota, PDAM Makassar Fokus Pembenahan Sistem & Percepat Pemulihan Distribusi Air

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan...

Wali Kota Munafri Terima Panitia MTQ KORPRI 2026, Pembukaan Direncanakan di Lapangan Karebosi

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menerima...

Peringati Hari Posyandu Nasional, TP PKK Makassar Dorong Layanan Kesehatan Lebih Optimal

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional,...
spot_img

Related Articles

spot_imgspot_img

Recent Posts

SPMB 2026 Resmi Diluncurkan, Pendaftaran SD dan SMP di Makassar Kini Bisa Melalui Aplikasi LONTARA+

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, lewat Dinas Pendidikan Kota Makassar, resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun...

Kado Hardiknas untuk Warga Makassar, Munafri Tambah Insentif Guru hingga Fasilitas Siswa di Sekolah

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Makassar, untuk menegaskan arah...

Wali Kota Munafri Tampung Aspirasi Pekerja: Saat Buruh Bicara, Pemerintah Mendengar

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Makassar, tampil dengan wajah baru yang...

May Day 2026, Munafri-Aliyah Ramaikan Fun Walk Serikat Buruh dan Pekerja

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Makassar berlangsung hangat dan penuh semangat...

Munafri Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Targetkan Kemandirian Pangan Bagi Warga

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Di tengah keterbatasan lahan perkotaan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin terus mendorong lahirnya solusi inovatif berbasis...

Atasi Krisis Air di Utara Kota, PDAM Makassar Fokus Pembenahan Sistem & Percepat Pemulihan Distribusi Air

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin terus menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan persoalan krisis air...

Wali Kota Munafri Terima Panitia MTQ KORPRI 2026, Pembukaan Direncanakan di Lapangan Karebosi

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menerima kunjungan Tim Panitia Daerah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI Tahun...

Peringati Hari Posyandu Nasional, TP PKK Makassar Dorong Layanan Kesehatan Lebih Optimal

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama...

Wali Kota Munafri: Penghargaan dari Kemendagri Hasil Kerja Bersama Semua Pihak

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan keterangan kepada awak media, sebagai respon terkait capaian kinerja Pemerintah...

HKBN 2026 di Makassar: BPBD Siapkan Apel Besar dan Edukasi Anak Lewat Program SALAMA

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, terus mematangkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional...

Konjen Jepang Puji Kepemimpinan Munafri, Makassar Raih Kinerja Pemerintahan Terbaik Nasional

THELOCAL ID, MAKASSAR — Konsulat Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi, memuji kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam...

AAS CUP Kembali Digelar Mei 2026, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni Unhas

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Turnamen mini soccer bergengsi antaralumni Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin, AAS CUP, dipastikan kembali digelar pada 15–17...

Follow us

26,400FansLike
7,500FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Popular

spot_img

Popular Categories