Support us

Support the LocalFund independent journalism with $15 per month

Support us

Wali Kota Munafri Pimpin Rapat Monitoring Pembangunan Alternatif Jl. Leimena, Target Rampung Tahun Ini

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Pembangunan jalan alternatif Dr. Leimena yang menghubungkan Kecamatan Manggala dan Kecamatan Tamalanrea, serta Kecamatan Panakkukang, terus menunjukkan progres signifikan di tengah kebutuhan mendesak akan solusi kemacetan dalam kota Makassar.

Proyek yang digagas sebagai akses pengurai kepadatan lalu lintas ini tidak hanya menjadi infrastruktur penghubung antarwilayah, tetapi juga bagian dari strategi besar penataan kawasan berkembang di koridor Nipa-Nipa dan sekitarnya.

Pemerintah Kota Makassar bersama Kalla Land & Property kini mengakselerasi tahapan krusial, khususnya pembebasan lahan yang telah mencapai sekitar 60 persen.

Upaya percepatan ini dilakukan agar target penyelesaian pembebasan lahan pada Juli 2026 dapat tercapai, sehingga seluruh aspek legalitas proyek bisa dinyatakan “clean and Clear” pada Oktober 2026 sebelum resmi diserahkan ke pemerintah kota.

Dengan panjang jalan dirancang sekitar 1,3 kilometer di atas lahan seluas kurang lebih 6 hektare, kehadiran jalan alternatif Riverside ini diproyeksikan menjadi solusi konkret atas meningkatnya mobilitas warga, seiring pesatnya pembangunan kawasan hunian baru.

Tercatat, sedikitnya empat klaster perumahan dengan total sekitar 600 unit rumah tengah dikembangkan di wilayah tersebut, yang secara langsung akan meningkatkan volume lalu lintas dalam waktu dekat.

Tak hanya dari sisi kebutuhan, proyek ini juga diperkuat dari aspek perencanaan dan legalitas. Akses jalan alternatif tersebut telah tercantum dalam data perencanaan Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta dokumen AMDAL kawasan, menandakan kesiapan dari sisi regulasi untuk segera direalisasikan.

Dukungan lintas sektor pun terus mengalir. Pemerintah Kota Makassar melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang memastikan bahwa rencana pembangunan ini mendapat respons positif.

Sinkronisasi teknis pun tengah dilakukan agar proyek dapat berjalan selaras dengan ketentuan pengelolaan wilayah sungai dan tata ruang.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta, pembangunan jalan alternatif ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek mengurai kemacetan, tetapi juga fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan kawasan perkotaan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Chief Executive Officer Kalla Land & Property, Ricky Theodores, menjelaskan bahwa proyek jalan alternatif Riverside dirancang sepanjang 1,3 kilometer dengan luas lahan sekitar 6 hektar.

Ia merincikan, progres pembebasan lahan saat ini telah mencapai sekitar 60 persen, sementara 40 persen sisanya masih dalam proses.

“Kami menargetkan pembebasan lahan selesai bulan Juli, sehingga pada Oktober seluruh legalitas sudah ‘clean and clear’ sebelum diserahkan ke pemerintah kota,” jelas Ricky.

Itu, disampaikan dalam rapat monitoring progres pembangunan jalan alternatif Jalan Leimena-Antang, di Balai Kota Makassar, bersama Wali Kota Munafri Arifuddin, Kamis (9/4/2026).

Jalur alternatif ini akan dibuka di area pinggir sungai Tallo dari Bukit Baruga Antang untuk mengurangi jalur kepadatan di Lalur Lemiena-Antang tembus Kecamatan Mangga.

Selain itu, Ricky juga melaporkan urgensi pembangunan jalan alternatif tersebut seiring pertumbuhan kawasan hunian di wilayah Nipa-Nipa. Tercatat, sedikitnya empat klaster perumahan sedang dibangun dengan total sekitar 600 unit rumah.

Ia menambahkan, secara perencanaan, akses jalan alternatif telah masukdalam data perencanaan Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta dokumen AMDAL kawasan, sehingga secara legal memiliki dasar yang kuat untuk direalisasikan.

“Kami sudah menyampaikan rencana ini di BBWS Pompengan dihadiri Dinas PU dan Dinas Tata Ruang. Mereka (pihak BBWS Pompengan) akan melihat detail sinkronisasi tapi pada dasarnya mereka mendukung,” pungkasnya.

Rapat monitoring turut dihadiri oleh Chief Executive Officer (CEO) Kalla Land & Property, Ricky Theodores, Asisten 2 Pembangunan dan Perekonomian Pemerintah Kota Makassar, Zainal Ibrahim, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir.

Pada rapat tersebut, Wali Kota. Makassar, Munafri meminta untuk memastikan proyek tersebut dapat segera rampung dan memberi dampak langsung bagi masyarakat dalam mengurai kemacetan di Jalan Antang Raya.

Wali Kota yang akrab disapa Appi ini juga menekankan agar kendala di lapangan, terutama terkait pembebasan lahan, segera disampaikan secara terbuka kepada pemerintah kota agar dapat difasilitasi.

“Disampaikan saja apa yang menjadi persoalannya, apa yang dibutuhkan. Pemerintah siap support untuk percepatan,” ujarnya.

Appi menambahkan, setelah proses penyerahan lahan dilakukan, Pemerintah Kota Makassar siap langsung melakukan pengerjaan fisik jalan, termasuk pengaspalan.

“Yang penting sudah diserahkan ke Pemkot, kita langsung masuk. Ini penting sekali, karena kalau tembus, akses di sana akan jauh lebih nyaman,” katanya.

Selain fokus pada infrastruktur jalan, Appi juga mengingatkan agar pihak Kalla Land & Property selaku pengembang memperhatikan aspek tata ruang, termasuk penyediaan lahan ruang terbuka hijau (RTH).

“RTH, supaya jangan semuanya lagi langsung jadi ruko lagi semua samping,” tambahnya. (*)

Wali Kota Munafri Pimpin Rapat Monitoring Pembangunan Alternatif Jl. Leimena, Target Rampung Tahun Ini

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Pembangunan jalan alternatif Dr. Leimena yang menghubungkan Kecamatan Manggala dan Kecamatan Tamalanrea, serta Kecamatan Panakkukang, terus menunjukkan progres signifikan di tengah kebutuhan mendesak akan solusi kemacetan dalam kota Makassar.

Proyek yang digagas sebagai akses pengurai kepadatan lalu lintas ini tidak hanya menjadi infrastruktur penghubung antarwilayah, tetapi juga bagian dari strategi besar penataan kawasan berkembang di koridor Nipa-Nipa dan sekitarnya.

Pemerintah Kota Makassar bersama Kalla Land & Property kini mengakselerasi tahapan krusial, khususnya pembebasan lahan yang telah mencapai sekitar 60 persen.

Upaya percepatan ini dilakukan agar target penyelesaian pembebasan lahan pada Juli 2026 dapat tercapai, sehingga seluruh aspek legalitas proyek bisa dinyatakan “clean and Clear” pada Oktober 2026 sebelum resmi diserahkan ke pemerintah kota.

Dengan panjang jalan dirancang sekitar 1,3 kilometer di atas lahan seluas kurang lebih 6 hektare, kehadiran jalan alternatif Riverside ini diproyeksikan menjadi solusi konkret atas meningkatnya mobilitas warga, seiring pesatnya pembangunan kawasan hunian baru.

Tercatat, sedikitnya empat klaster perumahan dengan total sekitar 600 unit rumah tengah dikembangkan di wilayah tersebut, yang secara langsung akan meningkatkan volume lalu lintas dalam waktu dekat.

Tak hanya dari sisi kebutuhan, proyek ini juga diperkuat dari aspek perencanaan dan legalitas. Akses jalan alternatif tersebut telah tercantum dalam data perencanaan Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta dokumen AMDAL kawasan, menandakan kesiapan dari sisi regulasi untuk segera direalisasikan.

Dukungan lintas sektor pun terus mengalir. Pemerintah Kota Makassar melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang memastikan bahwa rencana pembangunan ini mendapat respons positif.

Sinkronisasi teknis pun tengah dilakukan agar proyek dapat berjalan selaras dengan ketentuan pengelolaan wilayah sungai dan tata ruang.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta, pembangunan jalan alternatif ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek mengurai kemacetan, tetapi juga fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan kawasan perkotaan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Chief Executive Officer Kalla Land & Property, Ricky Theodores, menjelaskan bahwa proyek jalan alternatif Riverside dirancang sepanjang 1,3 kilometer dengan luas lahan sekitar 6 hektar.

Ia merincikan, progres pembebasan lahan saat ini telah mencapai sekitar 60 persen, sementara 40 persen sisanya masih dalam proses.

“Kami menargetkan pembebasan lahan selesai bulan Juli, sehingga pada Oktober seluruh legalitas sudah ‘clean and clear’ sebelum diserahkan ke pemerintah kota,” jelas Ricky.

Itu, disampaikan dalam rapat monitoring progres pembangunan jalan alternatif Jalan Leimena-Antang, di Balai Kota Makassar, bersama Wali Kota Munafri Arifuddin, Kamis (9/4/2026).

Jalur alternatif ini akan dibuka di area pinggir sungai Tallo dari Bukit Baruga Antang untuk mengurangi jalur kepadatan di Lalur Lemiena-Antang tembus Kecamatan Mangga.

Selain itu, Ricky juga melaporkan urgensi pembangunan jalan alternatif tersebut seiring pertumbuhan kawasan hunian di wilayah Nipa-Nipa. Tercatat, sedikitnya empat klaster perumahan sedang dibangun dengan total sekitar 600 unit rumah.

Ia menambahkan, secara perencanaan, akses jalan alternatif telah masukdalam data perencanaan Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta dokumen AMDAL kawasan, sehingga secara legal memiliki dasar yang kuat untuk direalisasikan.

“Kami sudah menyampaikan rencana ini di BBWS Pompengan dihadiri Dinas PU dan Dinas Tata Ruang. Mereka (pihak BBWS Pompengan) akan melihat detail sinkronisasi tapi pada dasarnya mereka mendukung,” pungkasnya.

Rapat monitoring turut dihadiri oleh Chief Executive Officer (CEO) Kalla Land & Property, Ricky Theodores, Asisten 2 Pembangunan dan Perekonomian Pemerintah Kota Makassar, Zainal Ibrahim, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir.

Pada rapat tersebut, Wali Kota. Makassar, Munafri meminta untuk memastikan proyek tersebut dapat segera rampung dan memberi dampak langsung bagi masyarakat dalam mengurai kemacetan di Jalan Antang Raya.

Wali Kota yang akrab disapa Appi ini juga menekankan agar kendala di lapangan, terutama terkait pembebasan lahan, segera disampaikan secara terbuka kepada pemerintah kota agar dapat difasilitasi.

“Disampaikan saja apa yang menjadi persoalannya, apa yang dibutuhkan. Pemerintah siap support untuk percepatan,” ujarnya.

Appi menambahkan, setelah proses penyerahan lahan dilakukan, Pemerintah Kota Makassar siap langsung melakukan pengerjaan fisik jalan, termasuk pengaspalan.

“Yang penting sudah diserahkan ke Pemkot, kita langsung masuk. Ini penting sekali, karena kalau tembus, akses di sana akan jauh lebih nyaman,” katanya.

Selain fokus pada infrastruktur jalan, Appi juga mengingatkan agar pihak Kalla Land & Property selaku pengembang memperhatikan aspek tata ruang, termasuk penyediaan lahan ruang terbuka hijau (RTH).

“RTH, supaya jangan semuanya lagi langsung jadi ruko lagi semua samping,” tambahnya. (*)

spot_img

Topics

Ketua TP PKK Makassar Ajak Kader Aktif Pilah Sampah dari Rumah Tangga

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota...

Pasar New Makassar Mall Akan Direvitalisasi, Appi Target Jadi Magnet Ekonomi dan Pariwisata

THELOCAL.ID, MAKASSSR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan...

Pemkot Makassar Matangkan Kampung Siaga Bencana di Tamalanrea, Perkuat Kesiapan Warga

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Langkah konkret memperkuat ketahanan masyarakat terhadap...

Tertibkan Jukir Liar dan Anjal-Gepeng, Kawasan Anjungan Pantai Losari Makin Nyaman

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar,...

Penataan Kota Diperketat, Munafri Tekankan Kolaborasi Dishub, Satpol PP, dan Wilayah Tertibkan Gudang

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali...

Appi Tinjau Pembebasan Lahan Jembatan Kembar Barombong, Target Rampung Juni 2026

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, terus memacu waktu...

Di Mimbar Paskah, Wali Kota Munafri Ajak Pengurus Gereja dan Pemerintah Bangun Makassar

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri...

Ganggu Saluran Drainase dan Kebersihan, Lapak Liar di Tallo Dibongkar

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Tallo, bersama tim gabungan...
spot_img

Related Articles

spot_imgspot_img

Recent Posts

Ketua TP PKK Makassar Ajak Kader Aktif Pilah Sampah dari Rumah Tangga

THELOCAL.ID, MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mengajak seluruh elemen TP PKK se-Kota Makassar...

Pasar New Makassar Mall Akan Direvitalisasi, Appi Target Jadi Magnet Ekonomi dan Pariwisata

THELOCAL.ID, MAKASSSR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan peninjauan langsung ke kawasan New Makassar Mall yang lebih dikenal...

Pemkot Makassar Matangkan Kampung Siaga Bencana di Tamalanrea, Perkuat Kesiapan Warga

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Langkah konkret memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana kembali digagas Pemerintah Kota Makassar. Melalui Dinas Sosial, program...

Tertibkan Jukir Liar dan Anjal-Gepeng, Kawasan Anjungan Pantai Losari Makin Nyaman

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan berbagai program kewilayahan yang sejalan...

Penataan Kota Diperketat, Munafri Tekankan Kolaborasi Dishub, Satpol PP, dan Wilayah Tertibkan Gudang

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan komitmennya dalam membenahi tata kelola pemerintahan dan wajah kota...

Appi Tinjau Pembebasan Lahan Jembatan Kembar Barombong, Target Rampung Juni 2026

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, terus memacu waktu dengan melakukan akselerasi pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan kembar di...

Di Mimbar Paskah, Wali Kota Munafri Ajak Pengurus Gereja dan Pemerintah Bangun Makassar

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Perayaan Paskah di Gereja Jemaat Tallo Batua, Minggu (5/04/2026). Pada...

Ganggu Saluran Drainase dan Kebersihan, Lapak Liar di Tallo Dibongkar

THELOCAL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Tallo, bersama tim gabungan pihak kelurahan melakukan penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) yang...

Kota Makassar Resmi Jalankan PSEL Berbasis Aglomerasi bersama Gowa-Maros

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar bersama Bupati Gowa dan Bupati Maros resmi menandatangani perjanjian kerja sama atau PKS...

Wali Kota Makassar Tekankan Toleransi sebagai Kekuatan Pembangunan di Dharma Santi Nyepi

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Dharma Santi Perayaan Hari Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026 Masehi...

Munafri Evaluasi Total Program Persampahan, dari Sistem Open Dumping ke Sanitary Landfill

THELOCAL.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin seakan tak mengenal hari libur. Di saat...

Aliyah Mustika Ilham Gelar Halal Bi Halal Bersama Purna Bakti PNS Pemerintah Kota Makassar

THELOCAL.ID, MAKASSAR,- Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menggelar acara Halal Bi Halal bersama Purna Bakti Pegawai Negeri...

Follow us

26,400FansLike
7,500FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Popular

spot_img

Popular Categories